Pelangiqqasia.com | BandarQ | BandarQ Online | Agen BandarQ | Domino 99 | Agen Domino | AduQ Online Terbaik
rajapelangi.com - Jakarta -
KPK menetapkan enam orang sebagai tersangka dalam kasus suap terkait
perizinan amdal di Kota Cilegon. Dalam operasi itu KPK mengamankan duit
senilai Rp 1,152 miliar.
Wakil
Ketua KPK Basaria Panjaitan mengatakan duit Rp 1,152 miliar itu
merupakan bagian dari komitmen sebesar Rp 1,5 miliar untuk Wali Kota
Cilegon. Duit itu ditransfer ke klub sepak bola Cilegon United Football
Club, dengan tujuan dikeluarkannya perizinan pembangunan sebuah mal.
Basaria mengatakan uang senilai Rp 1,152 miliar itu berasal dari duit Rp 800 juta yang diamankan dari YA salah satu CEO Cilegon United Tbk saat dilakukan OTT pada Jumat (22/9). Kemudian sisanya, senilai Rp 352 juta diamankan KPK dari Kantor Cilegon United Football Club. BANDARQ
Basaria mengatakan uang senilai Rp 1,152 miliar itu berasal dari duit Rp 800 juta yang diamankan dari YA salah satu CEO Cilegon United Tbk saat dilakukan OTT pada Jumat (22/9). Kemudian sisanya, senilai Rp 352 juta diamankan KPK dari Kantor Cilegon United Football Club. BANDARQ
"Uang
yang Rp 350 juta itu diduga sisa dana pemberian pertama dari Transmart
dari PT KIEC kepada Cilegon United Footbal Club sebesar 700 juta.
Penerimaan transfer pada hari Rabu (13/9). Jadi ada dua transfer Rp 800
juta dan Rp 700 juta untuk pengurusan amdal," kata Basaria saat
konferensi pers di kantornya, Jl Kuningan Persada, Jakarta Selatan,
Sabtu (23/9/2017).
Dalam
kasus ini, Wali Kota Cilegon Tubagus Iman Aryadi ditetapkan sebagai
tersangka. Selain Iman, KPK juga menetapkan lima tersangka lain, yaitu
ADP adalah Kepala Badan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal Kota
Cilegon, H pihak swasta dan TBU, proyek manager PT KIEC, PDS dari PT
KIEC, EWD legal manager PT KIEC.
Sebelumnya diberitakan, KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap sejumlah orang di Banten pada Jumat (22/9). OTT itu diduga terkait perizinan kawasan industri di salah satu kota di Banten.
Sebelumnya diberitakan, KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap sejumlah orang di Banten pada Jumat (22/9). OTT itu diduga terkait perizinan kawasan industri di salah satu kota di Banten.
Situs Judi online Terbaik dan Terhoki
Mudah Menangnya !!!
Livechat 24 jam - Cs yang super ramah !!
Hubungi sosmed kami di :
BBM : D1E0517C / 2B3F0E24
WECHAT : pelangiqq
WHATSAPP : +85598874341
LINE : PELANGIQQ
Pelayanan Sosmed dan live chat 24 jam
Pelayanan terbaik dengan CS super ramah

Komentar
Posting Komentar